Awas Jangan Ghibah [Bagian 2] : Makna Ghibah

Awas Jangan Ghibah [Bagian 2] : Makna Ghibah





MAKNA GHIBAH

Saudaraku yang semoga senantiasa dirahmati oleh Allah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang apa makna ghibah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. beliau telah menjelaskan tentang makna ghibah, sebagaimana disebutkan dalam hadis dari jalan sahabat Abu Hurairah:

“Rasulullah pernah ditanya: Ya Rasulullah ﷺ apa itu ghibah? Beliau menjawab : Engkau menceritakan perihal saudaramu yang tidak disukainya, ditanyakan lagi: Bagaimanakah bila keadaan saudaraku itu sesuai dengan yang aku katakan? Rasulullah ﷺ menjawab: Bila keadaan saudaramu itu sesuai dengan yang engkau katakan, maka itulah ghibah terhadapnya. Dan jika padanya tidak terdapat apa yang engkau katakan, maka engkau telah berbohong” [HR.Muslim]

Ibnu Qudamah rahimahullah menjelaskan makna ghibah adalah Anda menyebut saudaramu [yang tidak ada dihadapanmu] dengan sesuatu yang dia benci bila ia mendengarnya, baik berupa kekurangan pada tubuhnya seperti rabun, cacat satu mata, juling, botak, jangkung, pendek, dan yang semisal denganya. Atau pada nasabnya seperti bapaknya orang Nibthi, atau orang India, atau fasik, atau rendah dan yang semisal denganya. Atau pada akhlaknya seperti dia berakhlak buruk, kikir, sombong, dan semisal denganya. Atau pada bajunya seperti ekornya panjang, lenganya luas, dan bajunya kotor.[Mukhtasar Minhajul Qasidin hlm 213]

Semoga bermanfaat

 oleh saudaramu : Seneng Widodo

@Selesai ditulis pada pagi hari Rabu 24 Rabiul Akhir 1437 H di Komplek PAY Umar Bin Khattab Srumbung, Magelang






share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Seneng Widodo, Published at 2:47 PM and have 0 comments

No comments:

Post a Comment