ORANG
MUSYRIK DIZAMAN ROSULUALLAH
MENGAKU
TIDAK MENYEMBAH BERHALA
Diantara
fenomena kesyirikan pada zaman sekarang ini adalah begitu banyaknya penyembah
kepada kuburan,akan tetapi ketika kita
ingatkan mereka akan hal ini mereka membela kesyirikan mereka ini dengan
mengatakan “kami itu tidak meminta-minta kepada kuburan ini, kami meminta
kepada Allah akan tetapi melalui perantara orang sholeh ini karena dia sudah
dekat dengan Allah ,sehingga dengan perantranya Allah akan mengabulkan hajat
–hajat kami”.
Perkataan
ini senada dengan perkataan orang-orang musyrikin di zaman Rosuluallah
,sebagaimana yang diungkapkan oleh Syaikh
Muhammad bin Abdul Wahab,beliau mengtakan “Sesungguhnya
mereka (orang-orang musyrikin) berkata : “Tidaklah kami berdo’a dan berharap kepada
selain Allah Ta’ala kecuali supaya mereka mendekatkan diri kami kepada-Nya dan
meminta syafa’at mereka” (Lihat Kitab Al-Qawaidul Arba’).
Diantara
dalil yang menunjukan bahwa orang-orang musyrikin mengatakan tidak
menyembah,meminta kepada berhala ,akan tetapi hanya menjadikan berhala-berhala
tersebut sebagai wasilah untuk bisa mendekatkan dirinya kepada Allah,adalah firman Allah Ta’ala:
wr& ¬! ß`Ïe$!$# ßÈÏ9$sø:$# 4 úïÏ%©!$#ur (#räsªB$# ÆÏB ÿ¾ÏmÏRrß uä!$uÏ9÷rr& $tB öNèdßç6÷ètR wÎ) !$tRqç/Ìhs)ãÏ9 n<Î) «!$# #s"ø9ã ¨bÎ) ©!$# ãNä3øts óOßgoY÷t/ Îû $tB öNèd ÏmÏù cqàÿÎ=tGøs 3 ¨bÎ) ©!$# w Ïôgt ô`tB uqèd Ò>É»x. Ö$¤ÿ2 ÇÌÈ
“ Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari
syirik). dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): "Kami tidak menyembah mereka melainkan
supaya mereka mendekatkan Kami kepada Allah dengan sedekat- dekatnya".
Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka
berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang
pendusta dan sangat ingkar.”(Qs:Azzumar :3).
Syaikh
Shalih bin Fauzan mengatakan “Para penyembah kuburan baik dahulu maupun
sekarang ,mereka mengira orang-orang mati itu dapat membatu mereka,juga dapat
menjadi perantara antara mereka dengan Allah dalam pemenuhan hajat-hajat
mereka.” (Lihat At-Tauhid li
ash-Shaff al-Awwal al-‘Ali).
Dalil yang lain adalah firman Allah
Ta’ala
crßç7÷ètur `ÏB Âcrß «!$# $tB w öNèdÛØo wur óOßgãèxÿZt cqä9qà)tur ÏäIwàs¯»yd $tRàs¯»yèxÿä© yYÏã «!$# 4 ö@è% cqä«Îm6uZè?r& ©!$# $yJÎ/ w ãNn=÷èt Îû ÏNºuq»yJ¡¡9$# wur Îû ÇÚöF{$# 4 ¼çmoY»ysö7ß 4n?»yès?ur $£Jtã cqä.Îô³ç ÇÊÑÈ
“Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat
mendatangkan kemudharatan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan, dan
mereka berkata: "Mereka itu adalah
pemberi syafa'at kepada Kami di sisi Allah". Katakanlah: "Apakah
kamu mengabarkan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya baik di langit dan
tidak (pula) dibumi?" Maha suci Allah dan Maha Tinggi dan apa yang mereka
mempersekutukan (itu)”.(Qs:Yunus :18).
Syaikh Muhammadb bin Abdul Wahab
menjelaskan tentang jenis syafa’at diantaranya adalah syafa’at yang dilarang yaitu meminta dari selain
Allah pada perkara-perkara yang tidak ada yang mampu melakukanya kecuali Allah
Ta’ala saja.Dan tentu meminta syafa’at kepada berhala-berhala ,orang yang sudah
mati tentu dilarang karena mereka meminta sesuatu yang hanya Allah sajalah yang
mampu mengabulkanya dan orang yang sudah mati tidak mampu mengabulkan
hajat-hajat mereka.
Ayat ini menunjukan bahwasanya
perbuatan orang-orang yang menjadikan orang sholih yang sudah meninggal atau
berhala-berhala sebagai perantara dalam berdo’a ,meminta adalah perbuatan
kesyirikan sebagaimana firman Allah diatas “Dan
mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat mendatangkan
kemudharatan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan, dan mereka berkata”
Kesimpulan
1. Orang-orang
musyrikin zaman dahulu mereka tidak meminta kepada berhala-berhala mereka akan tetapi
mereka meminta kepada Allah ,namun dengan cara menjadikan berhala-berhala
tersebut agar bisa mendekatkan diri mereka kepada Allah dan memberi syafa’at
kepada mereka.
2. Hakikat
kesyirikan para penyembah kuburan zaman sekarang dengan kemusyrikan zaman dahulu
sama.
3. Tidak
bolehnya meminta syafa’at terhadap selain Allah pada perkara yang tidak
dimampui kecuali hanya Allah saja.
4. Orang
yang menjadikan orang sholih yang sudah meninggal sebagai perantara dalam
berdo’anya maka dia telah jatuh kedalah kesyirikan.
5. Tidak
bolehnya meminta-minta kepada kuburan keramat dan yang lainya.
6. Hendaklah
kita waspada terhadap fenomena kesyirikan pada zaman ini yang begitu samar
sehingga kita takut akan terjerumus kedalamnya.
Hanya
Allah Yang Memberikan Taufik
@Penulis Seneng Widodo
,Di Selesaikan Pagi hari pada Hari Rabu
16 Muharam 1435 H ,Di Kompleks SMK Muhammadiyah 1Salam,Magelang.
Posted by , Published at 2:14 AM and have
0
comments

No comments:
Post a Comment