"Siapapun dan Apapun yang disembah Selain Allah adalah Kesyirikan"

"Siapapun dan Apapun yang disembah Selain Allah adalah Kesyirikan"



Apapun dan Siapapun yang Disembah Selain Allah adalah kesyirikan

Diantara beberapa orang  yang melakukan kesyirikan dalam berdoa kepada orang mati, mereka itu sering berhujjah bahwa yang mereka mintai doa itu adalah orang yang sholih,bukan patung atau batu.Akan tetapi ketahuilah bahwasanya Rosuluallah Shallallahu ‘alaihi wa sallam   tidak membedakan antara orang yang menyembah patung ,bulan,matahari,nabi,orang sholih dll,mereka semua tetapdiperangi oleh rosulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam  dan tetap di kafirkan oleh beliau.

Syaikh Muhammad At-Tamimi rahimahuallah berkata “Sesungguhnya nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam  diutus di tengah-tengah umat manusia yang beragam cara peribadatan mereka.Diantara mereka ada yang menyembah malaikat,ada yang menyembah para nabi dan orang sholih,diantara mereka adapula yang menyembah pohon dan batu,ada yang menyembah matahari dan bulan.Akan tetapi Rosuluallah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tetap memerangi mereka dan  tidak membedakan mereka” (Lihat Kitab Qawa’ Idul Arba).

Maksud dari perkataan beliau ini adalah bahwasanya Rosuluallah Shallallahu ‘alaihi wa sallam   beliau tidak membedakan antara orang yang menyembah nabi dengan orang sholih ,antara orang yang menyembah bulan dengan matahari,beliau tetap memerangi mereka ,ini menunjukan bhawa sesembahan  selain Allah siapaun itu apapun itu. Hukumnya sama yaitu Musysrik dan orang musyrik adalah kafir.

Dalil Yang menunjukan bahwa Rosuluallah diperintahkan untuk memerangi orang-orang yang menyembah selain Allah.
öNèdqè=ÏG»s%ur 4Ó®Lym Ÿw šcqä3s? ×puZ÷GÏù tbqà6tƒur ß`ƒÏe$!$# ¼ã&#à2 ¬! 4 ÂcÎ*sù (#öqygtGR$#  cÎ*sù ©!$# $yJÎ/ šcqè=yJ÷ètƒ ׎ÅÁt/ ÇÌÒÈ  
“ Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. jika mereka berhenti (dari kekafiran), Maka Sesungguhnya Allah Maha melihat apa yang mereka kerjakan.”(Qs:Al-Anfal:39).

            Dalil adanya orang yang menyembah matahari dan larangan untuk menyembahnya.
ô`ÏBur ÏmÏG»tƒ#uä ã@øŠ©9$# â$yg¨Y9$#ur ß§ôJ¤±9$#ur ãyJs)ø9$#ur 4 Ÿw (#rßàfó¡n@ ħôJ¤±=Ï9 Ÿwur ̍yJs)ù=Ï9 (#rßßÚó$#ur ¬! Ï%©!$#  Æßgs)n=yz bÎ) öNçFZà2 çn$­ƒÎ) šcrßç7÷ès? ÇÌÐÈ  
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah yang menciptakannya, jika ialah yang kamu hendak sembah.”(Qs:Fushshilat:37)

            Dalil Yang menunjukan adanya orang yang menyembah para Nabi.
øŒÎ)ur tA$s% ª!$# Ó|¤ŠÏè»tƒ tûøó$# zNtƒótB |MRr&uä |Mù=è% Ĩ$¨Z=Ï9 ÎTräσªB$# uÍhGé&ur Èû÷üyg»s9Î) `ÏB Èbrߊ «!$# ( tA$s% y7oY»ysö6ß $tB ãbqä3tƒ þÍ< ÷br& tAqè%r& $tB }§øŠs9 Í< @d,ysÎ/ 4 bÎ) àMZä. ¼çmçFù=è% ôs)sù ¼çmtGôJÎ=tæ 4 ãNn=÷ès? $tB Îû ÓŤøÿtR Iwur ÞOn=ôãr& $tB Îû y7Å¡øÿtR 4 y7¨RÎ) |MRr& ãN»¯=tã É>qãäóø9$# ÇÊÊÏÈ  
“Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, Adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?". Isa menjawab: "Maha suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). jika aku pernah mengatakan Maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib-ghaib"(Qs:Al-Maidah:116).

            Dalil Yang menunjukan adanya orang yang menyembah orang sholih
y7Í´¯»s9'ré& tûïÏ%©!$# šcqããôtƒ šcqäótGö6tƒ 4n<Î) ÞOÎgÎn/u s's#Åuqø9$# öNåkšr& Ü>tø%r& tbqã_ötƒur ¼çmtGyJômu šcqèù$sƒsur ÿ¼çmt/#xtã 4 ¨bÎ) z>#xtã y7În/u tb%x. #YräøtxC ÇÎÐÈ  
“orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; Sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang (harus) ditakuti.”(Qs:Al-Isra’:57)

            Firman Allah “orang-orang yang mereka seru selain Allah” ini menunjukan adanya orang –orang yang berdoa kepada orang-orang sholih yang sudah meninggal.

Bantahan Terhadap Mereka
1.      Bantahan Terhadap orang yang menyembah berhala
Allah Ta’ala berfirman :
ãLäê÷ƒuätsùr& |M»¯=9$# 3¨ãèø9$#ur ÇÊÒÈ   no4quZtBur spsWÏ9$¨W9$# #t÷zW{$# ÇËÉÈ  
“Maka Apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) mengaggap Al Lata dan Al Uzza,(Qs:An-Najm:19)
“Dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)?(Qs:An-Najm:20)
Imam Al-Qurthubi menafsirkan ayat ini dengan mengatakan “ Sudahkah engkau perhatikan baik-baik tuhan-tuhan ini(Al-Lata,Uza,Manah).Apakah mereka bisa mendatangkan manfaat atau mudharat ,sehingga mereka dijadikan sekutu-sekutu Allah ?

2.      Bantahan Terhadap Orang-orang yang menyembah Matahari dan Bulan
Allah Ta’ala menyebutkan bahwa Dialah yang telah menciptakan matahari dan bulan
žcÎ) ãNä3­/u ª!$# Ï%©!$# t,n=y{ ÏNºuq»yJ¡¡9$# uÚöF{$#ur Îû Ïp­GÅ 5Q$­ƒr& §NèO 3uqtGó$# n?tã ĸóyêø9$# ÓÅ´øóムŸ@ø©9$# u$pk¨]9$# ¼çmç7è=ôÜtƒ $ZWÏWym }§ôJ¤±9$#ur tyJs)ø9$#ur tPqàfZ9$#ur ¤Nºt¤|¡ãB ÿ¾Ín͐öDr'Î/ 3 Ÿwr& ã&s! ß,ù=sƒø:$# âöDF{$#ur 3 x8u$t6s? ª!$# >u tûüÏHs>»yèø9$# ÇÎÍÈ  
“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha suci Allah, Tuhan semesta alam.”(Qs:Al-araf:54)

Dan Masih banyak lagi ayat-ayat yang menunjukan bantahan tehadap orang-orang yang menyembah selain Allah.

Hanya Allah Yang Memberikan Taufik

@Selesai Ditulis Malam Hari pada Tangga 26 Nopember 2013 di Masjid Babul Jan’anh SMK Muh 1 Salam.
Sumber
-Qawaidul Arba(edisi terjemah),Syaikh Muhammad Abdul Wahhab ,Penerbit Pustaka Al-Minhaj.Solo.
-KItab Tauhid Jilid 1 ,Syaikh Sholih bin Fauzan,Penerbit Darul Haq Jkarta





















share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Unknown, Published at 7:09 AM and have 0 comments

No comments:

Post a Comment