Rukun Laa ilaaha illallaah
Kalimat Laa ilaaha illallaah memiliki 2 rukun, yaitu :
1. An-Nafyu (mengingkari) , yaitu mengingkari (menafikan) semua yang disembah selain Allah [maksudnya seluruh yang disembah selain Allah adalah sesembahan yang batil yang tidak berhak untuk disembah/diibadahi sama sekali inilah makna kalimat Laa ilaaha]
2.al-Istbat (Menetapkan), yaitu menetapkan ibadah hanya kepada Allah saja. Tidak ada sekutu bagi-Nya [maksudnya seluruh bentuk ibadah hanya ditujukan kepada Allah Ta'ala semata inilah makna kalimat illallaah]
Allah Ta'ala berfirman:
" Barangsiapa yang ingkar kepada taqhut dan beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui." (Qs.Al-Baqarah[2]: 256)
Allah Ta'ala juga berfirman:
"Dan sungguh, Kami telah mengutus seorang Rasul untuk setiap umat (untuk menyerukan) : "Sembahlah Allah, dan jauhilah thaghut" (Qs.An-Nahl[16]: 36)
Referensi:
Kitab Syarah Hadis Ar-Ba'in An-Nawawi, Karya Ustad Yazid bin Abdul Qadir
Jawas, Diterbitkan oleh Pustaka Imam Asy-Syafi'i. Cetakan ke III, Bulan
Rabiul Akhir 1436 H/ Februari 2015.
Posted by , Published at 2:35 AM and have
0
comments

No comments:
Post a Comment