Jangan Suka Makan Daging Manusia

Jangan Suka Makan Daging Manusia


بســــــــم الله الــــرحمـــــن الـــــرحيم

Bahaya Ghibah

            Diantara nikmat yang telah Allah Ta’ala berikan kepada kita adalah nikmat lisan Allah Ta’ala berfiman “Bukan kah kami telah menjadikan untuknya sepasang mata,dan lidah dan sepasang bibir ”,(QS:Al-Balad 8-9) dan juga dengan lisan kita bisa melakukan amalan-amalan yang agung seperti membaca Al-Qur’an ,Berdakwah,berdzikir yang rosuluallah telah bersabda:
“Dua kalimat yang ringan diucapkan namun berat ditimbangan dan dicintai oleh ArRahman:Subhanaallah wabihamdihi subhaanallahil azim” (HR: Al-Bukhori dan Muslim).
Akan tetapi lisan juga bisa menyebabkan dosa-dosa yang besar yang tentunya  justru akan membinasakan orang tersebut,seperti namimah,bohong,mencela,ghibah dll,Karena kita tahu bahwa cakupan lisan itu lebih luas dari pada anggotan badan yang lain,semisal seseorang yang dia ingin menzalimi orang lain dengan tanganya maka dia hanya bisa menzalimi orang yang dihadapanya,namun dengan lisan orang bisa menzalimi orang yang dihadapanya,yang tidak dihadapnya bahkan orang yang sudah mati pun ia bisa zalimi.
            Dan diantara penyakit lisan yang menyerang kaum muslimin adalah penyakit ghibah sedangkan kita tahu bahwa ghibah adalah dosa besar menurut jumhur ulama.

Definsi Ghibah
          Ghibah atau dalam bahasa kita gossip dan kalau bahasa ngetrenya ngerasani,sudah menjadi kebiasaan kebanyakan manusia terutama kaum muslimin apa lagi dengan munculnya tayangan-tayangn televise yang membuat acara-acara ghibah,apalagi yang di ghibahi artis.adapun definisi ghibah yaitu sebagaimana telah diterangkan oleh Rosuluallah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda:
“Taukah kalian  apa itu ghibah? Mereka menjawab “ Allah dan Rosulnya yang lebih tahu” Beliau bersabda “Yaitu engkau menceritakan saudaramu yang membuatya(apabila ia mendengarnya) tidak suka “Lalu ditanyakan kepada beliau “bagaimana kalau itu benar wahai rosuluallah” maka beliau bersabda “Apabila cerita yang engaku ceritakan itu sesuai dengan kenyataan maka engkau telah menghibahnya,dan apabila tidak sesuai kenyataan dirinya maka engkau telah berdusta atas namanya”  (HR:Muslim).
            Dalam hadis diatas kita bisa mengetahui bahwa ghibah adalah membicaraka kejelekan,aib orang lain yang apabila orang tersebut mendengarnya dia akan sakit hati,yang dimaksud dengan membicarakan disini mencakup banyak hal baik itu berkaitan dengan agamanya,tubuhnya,otaknya dll.

Ghibah Termasuk Dosa Besar
          Hampir seluruh ulama mengatakan bahwa ghibah adalah dosa besar dan hanya sebagian kecil yang mengatakan itu dosa kecil,namun kalau kita kembalikan ke dalil-dalil al-Qur’an maupun assunah maka kita akan dapati bahwa dalil-dalil menunjukan bahwa ghibah adalah dosa besar,diantaran dalilnya adalah firman Allah Ta’ala:
“….Dan janganlah diantara kamu mengunjing sebagian yang lain.Apakah diantara  kalian suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik” (Qs:Al-Hujurat:12).Ayat ini menunjukan bahwa ghibah dosa besar karena Allah menyamakan ghibah dengan makan daging manusia yang sudah mati.

            Diantara dalil lain yang menunjukan bahwa ghibah dosa besar adalah sabda Rosuluallah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau isra mi’raj  “Ketika aku dimi’rajkan aku melewati suatu kaum yang memiliki kuku-kuku dari tembaga. Dengan kuku-kuku itu mereka mencakar-cakar wajah dan dada-dada mereka sendiri. Maka aku berkata: ‘Siapakah mereka itu wahai Jibril?’ Jibril menjawab, ‘Mereka itu adalah orang-orang yang berani memakan daging-daging manusia serta menjatuhkan kehormatan dan harga diri orang lain’.” (Hadits ini Shahih) (Nashihati lin Nisaa’, hal. 26-27)
            Di dalam Sunan Abu Dawud tercantum sebuah hadits yang diriwayatkan dari jalan ‘Aisyah. Beliau berkata:

حَسْبُكَ مِنْ صَفِيَّةَ كَذَا وَكَذَا قَالَ غَيْرُ مُسَدَّدٍ تَعْنِي قَصِيرَةً فَقَالَ لَقَدْ قُلْتِ كَلِمَةً لَوْ مُزِجَتْ بِمَاءِ الْبَحْرِ لَمَزَجَتْهُ

“Wahai Rasulullah, cukuplah menjadi bukti bagimu kalau ternyata Shafiyah itu memiliki sifat demikian dan demikian.” Salah seorang periwayat hadits menjelaskan maksud ucapan ‘Aisyah bahwa Shafiyah itu orangnya pendek. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sungguh engkau telah mengucapkan sebuah kalimat yang seandainya dicelupkan ke dalam lautan maka niscaya akan merubahnya.” 


Bahaya Ghibah
          Ghibah adalah perbuatan yang sangat buruk dan akan banyak sekali menghasilkan keburukan.Diantara bahaya ghibah adalah.
1.Ghibah adalah dosa besar dan seperti orang memkan daging saudaranya yang telah mati.
   Allah Ta’ala berfirman “….Dan janganlah diantara kamu mengunjing sebagian yang lain.Apakah diantara  kalian suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik.....” (Qs:Al-Hujurat:12).

2.Azab yang pedih bagi pelaku ghibah di alam kubur dan di akhirat kelak
Rosuluallah bersabda “Ketika aku dimi’rajkan aku melewati suatu kaum yang memiliki kuku-kuku dari tembaga. Dengan kuku-kuku itu mereka mencakar-cakar wajah dan dada-dada mereka sendiri. Maka aku berkata: ‘Siapakah mereka itu wahai Jibril?’ Jibril menjawab, ‘Mereka itu adalah orang-orang yang berani memakan daging-daging manusia serta menjatuhkan kehormatan dan harga diri orang lain’.” (Hadits ini Shahih) (Nashihati lin Nisaa’, hal. 26-27)

3.Ghibah bisa menghilangkan amal kebaikan
4.Menimbulkan permusuhan
5.Menimbulkan kebencian,munculnya sifat Hasad dll

Wallahua’lam bish Shawwab

 Penulis : Seneng Widodo (Mahasiswa UMMagelang,dan Mahad Al-Mubarok Jogjakarta).




         





share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Unknown, Published at 1:50 AM and have 0 comments

No comments:

Post a Comment