Ternyata orang musyrik
dizaman Rosuluallah adalah orang yang mereka itu mengimanai rububiyah
Allah,sebagaiaman perkataan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab “Engkau harus tahu bahwa orang-orang kafir
yang diperangi oleh Rosuluallah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,mereka menyakini
bahwa Allah Ta’ala adalah pencipta,dan mengatur segala urusan.Meskipun demikian
hal itu tidaklah lantas menyebabkan
mereka masuk kedalam Islam”(Lihat Kitab Qawaidul Arba’)
Begitulah kurang lebih perkataan beliau ketika membantah
pelaku syirik,dari pernyataan beliau diatas kita mengetahui bahwa orang syirik
dizaman rosuluallah Shallallahu ‘alaihi
wa sallam mengimani tauhid rububiyah.Diantara dalil yang menunjukan hal ini
adalah :
1.
Orang Musyrik di zaman Rosuluallah Shallallahu ‘alaihi wa sallam Menyakini
Tauhid Rububiyah .
Allah
Ta’ala berfirman “Katakanlah,’siapakah
yang mempunyai langit yang tujuh dan yang mempunyai Arasy yang besar? ‘Mereka
akan menjawab’ Kepunyaan Allah.Katakanlah ,maka apakah kamu tidak bertakwa?
Katakanlah siapakah yang ditangan-Nya berada kekuasaan atas segala sesuatu
sedang Dia (Allah) melindungi,tetapi tidak ada yang dapat dilindungi dari
(azab-Nya) jika kamu mengetahui ?mereka akan menjawab,Kepunyaan Allah.Katakanlah
(kalau demikian),maka dari jalan manakh kamu ditipu?’’ (Qs:Al-Mukminun:86-89)
Syaikh
Shalih bin Fauzan Al-Fauzan mengatakan “ Allah Ta’ala menciptakan semua
makhluk-Nya diatas fitrah pengakuan terhadap rububiyah-Nya .Bahkan orang-orang
musyrik yang menyekutukan Allah Ta’ala dalam ibadah juga mengakui keesaan
rububiyahNya.(Lihat At-Tauhid Li ash-Shaff al-Awwal al-A’li Bab 2 pasal satu)
Allah
Ta’ala berfirman “Sungguh,jika kamu bertanya kepada mereka , ‘Siapakah yang
telah menciptakan mereka, ‘niscaya mereka menjawab, Allah! (Qs:Az-Zukhruf:87).
Allah
Ta’ala berfirman “Katakanlah :’Siapa yang member rizki kepadamu dari langit dan
bumi atau siapa yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan ,dan siapa
yang mengeluarkan yang mati dari yang hidup ,dan siapa yang mengatur segala
urusan ?Maka mereka akan menjawab :Allah .Maka katakanlah : Mengapa kami tidak
bertakawa?.(Qs.Yunus :31).
2.
Orang yang paling kafir sekalipun
seperti Fir’aun ,ia mengimani Tauhid Rububiyah Allah
Sebagaimana
perkataan Nabi Musa kepada fir’aun “ Musa
menjawab ,sesungguhnya kamu telah mengetahui ,bahwa tiada yang menurunkan
mukjizat-mukjizat itu kecuali Tuhan yang memelihara langit dan bumi sebagai
bukti –bukti nyata :dan sungguhnya aku mengira kamu ,hai fir’aun ,seorang yang
akan binasa .” (Qs: Al-Isra :102)
3.
Bahkan Iblis tokoh kekafiran dia
mengimani rububiyah Allah.
Sebagimana
Allah Berfirman tentang dia
“(iblis
)berkata : “Ya Tuhanku tangguhkanlah aku sampai pada hari mereka di
bangkitkan”(Qs:Shad :79)
Dalam
ayat berikutnya Allah Ta’ala juga menceritakan tentang iblis ,dalam firmanya:
“(Iblis ) menjawab, “Demi kemualian-Mu ,pasti
aku akan menyesatkan mereka semuanya”(Qs:Shad:82).
Lihatlah
bagaimana iblis mengakui kemulian Allah,keagungan Allah dan ini menunjukan pengakuan
rububiyah Allah.
Akan
tetapi meskipun mereka menyakini kerububiyahan Allah,tidaklah memasukan mereka kedalam
islam dan kesurga ,kenapa demikian?
Karena
mereka tidak menyakini tauhid uluhiyah Allah,dengan demikian orang yang dia
beriman dengan tauhid rububiyah maka mengharuskan dia unutuk bertauhid uluhiyah
kepada Allah.
Syaikh
Shalih Fauzan Al-Fauzan berkata “Hal ini berarti siapa yang mengakui tauhid
rububiyah untuk Allah Ta’ala dengan,mengimani ,tidak ada pencipta ,pemberi
rizki dan pengatur alam kecuali Allah Ta’ala,maka ia harus mengakui bahwa tidak
ada yang berhak menerima ibadah dengan segala macam kecuali Allah Ta’ala,dan
itulah tauhid uluhiyah .(Lihat Lihat At-Tauhid Li ash-Shaff al-Awwal
al-A’li Bab 2 pasal lima).
Ditulis oleh S.Widodo ,dan diselesaikan malam hari tanggal 8 Dzulhijjah 1434 H,di SMK Muh 1 Salam,Magelang.
Posted by , Published at 2:48 AM and have
0
comments

No comments:
Post a Comment